Bangun SPAM untuk Tingkatkan Layanan Air Minum Kutai Kartanegara

img

Sub Koordinator Perencana Pemanfaatan Ruang dan Permukiman Endi Hasary

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Pemenuhan kebutuhan air minum yang bersih dan berkualitas menjadi upaya  Pemerintah Kutai Kartanegara diwujudkan. Pemenuhan air minum merupakan kebutuhan dasar yang wajib dinikmati masyarakat, oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pada 2023 ini, akan melakukan pembangunan dan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang tersebar disejumlah kecamatan di Kutai Kartanegara.

Plt Kepala Bappeda Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Sub Koordinator Perencana Pemanfaatan Ruang dan Permukiman Endi Hasary Bappeda Kukar mengatakan, pembangunan SPAM tahun ini ada sekitar 1.633 dan perluasan SPAM ada sekitar 1.073 sambungan rumah (SR).

"Dengan pagu sekitar Rp 27 Milliar, yang didalamnya terdiri dari sambungan rumah, reservoir termasuk jaringannya, hingga belanja Water Treatment Plant (WTP) atau instalasi pengelolaan air (IPA)," kata Endi Hasary kepada Poskotakaltimnews, Selasa (16/5/2023).

Pembangunan dan perluasan program SPAM dilakukan disejumlah desa di Kukar, diantanya adalah di Desa Sambera, Sumber Sari, Sungai Payang, Tanjung Harapan, Teluk Bingkai, Loleng, Melintang, Muara Wis, Kota Bangun Ilir, Kota Bangun II, Kembang Janggut, Enggelam, Lamin Telihan, Semayang, Kenohan, Liang Buaya, Tabang, Loa Gagak, Kayu Batu, Santan, Wonosari, Kupang Baru, dan Rantau Hampang.

"Target Bupati Kukar pada 2024 tidak ada permasalahan air bersih. Maka dari itu untuk pengerjaan SPAM diperlukan sinergi antara OPD terkait, baik Dinas Perkim dan Perumda Tirta Mahakam," sebutnya.

Ia menyebutkan, masih banyak jaringan SPAM yang belum teroptimalkan, untuk itu apa yang ditargetkan tahun ini bisa terealisasi dengan tuntas, dan tahun depan tidak ada jaringan SPAM yang belum teroptimalkan.

"Sekarang sedang proses pengerjaannya, paling tidak target kita 90 persen hingga tahun depan," ungkapnya.(riz/adv)